Posts Tagged EOC-2610

Instalasi OpenWrt pada EnGenius(Senao) EOC-2610

OpenWrt merupakan firmware open source untuk embedded device yang menggunakan metode packaging agar device dapat dikustomisasi sesuai keinginan.

Metode instalasi OpenWrt ini hampir sama dengan FONERA. Instalasi OpenWrt ini cukup aman, mengingat fimware asli dapat dikembalikan lagi jika sudah tidak ingin menggunakan OpenWrt lagi. Untuk detailnya lihat di sini.

Firmware OpenWrt untuk EOC-2610 yang berbasis pada Atheros WiSOC yaitu:

Langkah-langkah:

  1. Atur ip address komputer pada subnet 192.168.1.0/24, misal 192.168.1.20 netmask 255.255.255.0.
  2. Persiapkan TFTP Server, untuk Windows dapat menggunakan TFTPD32. Jika anda menggunakan Ubuntu install paket atftpd dengan: sudo apt-get install atftpd.
  3. Taruh kedua file firmware OpenWrt pada rootdir TFTP server. Untuk windows, rootdir dapat diatur setelah menjalankan TFTPD32. Untuk Ubuntu, rootdir atftpd server ada di /var/lib/tftpboot (membutuhkan akses root).
  4. Download utiliti command line untuk RedBoot. Untuk windows download di http://download.musabaqah.com/openwrt/eoc-2610/tools/RedBoot.zip, dan untuk Ubuntu download di http://download.musabaqah.com/openwrt/eoc-2610/tools/RedBoot.tar.gz. Ekstrak arsip tersebut ke suatu folder. Untuk Ubuntu, anda perlu juga menginstall putty dengan: sudo apt-get install putty.
  5. Matikan device, kemudian jalankan utility redboot.cmd/redboot.sh dari arsip pada langkah 4. Kemudian nyalakan kembali device, tunggu hingga jendela putty menampilkan prompt RedBoot>. Jika putty tidak menampilkan prompt tersebut, anda perlu mengulang-ulang langkah ini.
  6. Ketik perintah-perintah berikut (yang berhuruf tebal):
    RedBoot> ip_address -l 192.168.1.1/24 -h 192.168.1.20
    IP: 192.168.1.1/255.255.255.0, Gateway: 0.0.0.0
    Default server: 192.168.1.20
    RedBoot> load -r -b %{FREEMEMLO} openwrt-atheros-vmlinux.lzma
    Using default protocol (TFTP)
    Raw file loaded 0x80041000-0x80100fff, assumed entry at 0x80041000
    RedBoot> fis init -f
    About to initialize [format] FLASH image system - continue (y/n)? y
    *** Initialize FLASH Image System
    ... Erase from 0xa8030000-0xa87e0000: ...........................................................................................................................
    ... Erase from 0xa87e0000-0xa87f0000: .
    ... Program from 0x80ff0000-0x81000000 at 0xa87e0000: .
    RedBoot> fis create256 -r 0x80041000 -e 0x80041000 vmlinux.bin.l7
    ... Erase from 0xa8030000-0xa80f0000: ............
    ... Program from 0x80041000-0x80101000 at 0xa8030000: ............
    ... Erase from 0xa87e0000-0xa87f0000: .
    ... Program from 0x80ff0000-0x81000000 at 0xa87e0000: .
    RedBoot> fis free
      0xA80F0000 .. 0xA87E0000
  7. Perintah fis free di atas digunakan untuk mengkalkulasi ukuran rootfs pada flash, mengingat ukuran kernel/vmlinux dapat berbeda-beda terlebih lagi jika anda meng-kompilasi dan meng-konfigurasi sendiri fimware OpenWrt. Catat alamat awal dan akhir kemudian kalkulasi ukuran rootfs menggunakan calculator. Pada contoh di atas ukuran rootfs = 0xA87E0000 – 0xA80F0000 = 0x6F0000 (parameter -l). Catat juga alamat awal untuk flashing rootfs = 0xA80F0000 (parameter -f). Kemudian lanjutkan dengan perintah-perintah berikut (INGAT, SESUAIKAN PERINTAH-PERINTAH INI SESUAI DENGAN KALKULASI DI ATAS):
    RedBoot> load -r -b %{FREEMEMLO} openwrt-atheros-root.squashfs
    Using default protocol (TFTP)
    Raw file loaded 0x80041000-0x801e0fff, assumed entry at 0x80041000
    RedBoot> fis create256 -f 0xa80f0000 -l 0x6f0000 -e 0 rootfs
    ... Erase from 0xa80f0000-0xa87e0000: ...............................................................................................................
    ... Program from 0x80041000-0x801e1000 at 0xa80f0000: ..........................
    ... Erase from 0xa87e0000-0xa87f0000: .
    ... Program from 0x80ff0000-0x81000000 at 0xa87e0000: .
    RedBoot> reset
  8. Device kemudian reboot, coba ping ke ip 192.168.1.1, dan jika sudah tersambung ke ip tersebut, gunakan telnet untuk mengakses shell dan berikan perintah passwd untuk mengganti password device.
  9. Langkah selanjutnya anda tinggal mengkonfigurasi device. Secara default Backfire 10.03 sudah menyertakan antarmuka web LuCI. Cukup buka browser ke alamat http://192.168.1.1/. Jika anda familiar dengan shell linux, anda bisa menggunakan SSH untuk mengkonfigurasi OpenWrt.
  10. Dokumentasi konfigurasi OpenWrt lebih lanjut dapat dilihat di http://wiki.openwrt.org/doc/configuring.

Sebagai informasi tambahan, saat ini masih ada beberapa kekurangan OpenWrt pada EOC-2610 yaitu:

  • Perintah reboot tidak berfungsi (berfungsi ketika hanya lan saja yang aktif, ketika pertama kali sesudah instalasi, setelah wireless aktif perintah tersebut tidak berfungsi – client mode).
  • Tx Power tidak sama dengan firmware asli dari EnGenius (maksimal 19dBm, power offset tidak tersedia).

Alternatif lain, terdapat firmware versi X-Wrt dengan console webif yang menyediakan konfigurasi OpenWrt melalui web browser yang lebih lengkap (vmlinux, rootfs).

Advertisements

, , , ,

15 Comments

Mengembalikan Firmware EnGenius (Senao) EOC-1650/EOC-2610/EOC-3500/EAP-3660/EOC-5610 ke Firmware Pabrikan

Dokumentasi resmi untuk flashing firmware EnGenius tersebut dapat dilihat di website resmi EnGenius (http://engeniustech.com/resources/Firmware%20Update%20by%20Telnet%20v1.2.pdf, mirror: http://www.keenansystems.com/Firmware_Update_by_Telnet_v11.2.pdf).

Berikut pengalaman saya mengembalikan Firmware EOC-2610, setelah sebelumnya saya mencoba OpenWRT. Jika anda mempunyai sebuah EOC-2610 dan mengalami masalah, seperti yang saya alami dulu, tidak bisa login ke Web Interface, mungkin dengan flashing firmware ini masalah tersebut dapat diatasi.

Langkah-langkah:

  1. Download utility RedBoot (http://download.musabaqah.com/apps/misc/RedBoot.zip), kemudian ekstrak ke sebuah folder. Di dalam arsip tersebut terdapat sebuah batch file redboot.cmd yang nantinya akan digunakan untuk menghubungkan komputer ke device yang akan diflash.
  2. Dowload firmware resmi EOC-2610 dari http://engeniustech.com/resources/EOC-2610%20tftp.zip, mirror: http://tellatech.net/downloads/EOC-2610%20tftp.zip. Di dalamnya terdapat firmware, dan software TFTPD32. Ekstrak ke suatu tempat dan install software TFTPD32 Server.
  3. Setting IP komputer pada subnet 192.168.1.x, semisal 192.168.1.20 dengan netmask 255.255.255.0.
  4. Jalankan TFTPD32 Server, dan ubah lokasi Current Directory dengan menggunakan tombol Browse. Lokasi tersebut adalah lokasi di mana terdapat firmware yang akan di upload ke device yaitu file-file cfg.jffs2, jffs2.eoc-2610.bin, dan vmlinux.ap51.bin.l7 (dari langkah 2).
  5. Matikan device, kemudian jalankan file redboot.cmd (dari langkah 1), kemudian jendela Command Prompt akan ditampilkan dan terlihat perintah-perintah yang berulang-ulang.
  6. Nyalakan device, sehingga jendela Putty akan ditampilkan dan prompt RedBoot>siap menerima perintah anda.
    == Executing boot script in 0.510 seconds - enter ^C to abort
    ^C
    RedBoot>
  7. Ketik perintah-perintah ini (yang berhuruf tebal saja):
    RedBoot> ip_address -l 192.168.1.1/24 -h 192.168.1.20
    IP: 192.168.1.1/255.255.255.0, Gateway: 0.0.0.0
    Default server: 192.168.1.20
    RedBoot> load -r -b %{FREEMEMLO} jffs2.eoc-2610.bin
    Using default protocol (TFTP)
    Raw file loaded 0x80041000-0x80430fff, assumed entry at 0x80041000
    RedBoot> fis init -f
    About to initialize [format] FLASH image system - continue (y/n)? y
    *** Initialize FLASH Image System
    ... Erase from 0xa8030000-0xa87e0000: ...........................................................................................................................
    ... Erase from 0xa87e0000-0xa87f0000: .
    ... Program from 0x80ff0000-0x81000000 at 0xa87e0000: .
    RedBoot> fis create256 -f 0xa8030000 -l 0x3f0000 -e 0 rootfs
    ... Erase from 0xa8030000-0xa8420000: ...............................................................
    ... Program from 0x80041000-0x80431000 at 0xa8030000: ...............................................................
    ... Erase from 0xa87e0000-0xa87f0000: .
    ... Program from 0x80ff0000-0x81000000 at 0xa87e0000: .
    RedBoot> load -r -b %{FREEMEMLO} vmlinux.ap51.bin.l7
    Using default protocol (TFTP)
    Raw file loaded 0x80041000-0x800e0fff, assumed entry at 0x80041000
    RedBoot> fis create256 -l 0xa0000 -f 0xa8420000 -e 0x80041798 -r 0x80041000 vmlinux.bin.l7
    ... Erase from 0xa8420000-0xa84c0000: ..........
    ... Program from 0x80041000-0x800e1000 at 0xa8420000: ..........
    ... Erase from 0xa87e0000-0xa87f0000: .
    ... Program from 0x80ff0000-0x81000000 at 0xa87e0000: .
    RedBoot> load -r -b %{FREEMEMLO} cfg.jffs2
    Using default protocol (TFTP)
    Raw file loaded 0x80041000-0x80041000, assumed entry at 0x80041000
    RedBoot> fis create256 -l 0x10000 -f 0xa84c0000 -e 0 cfg
    ... Erase from 0xa84c0000-0xa84d0000: .
    ... Program from 0x80041000-0x80041001 at 0xa84c0000: .
    ... Erase from 0xa87e0000-0xa87f0000: .
    ... Program from 0x80ff0000-0x81000000 at 0xa87e0000: .
    RedBoot> reset
  8. Masuk ke web interface, gunakan user dan password default (user: admin, password: admin) dan bila perlu update firmware dengan yang terbaru melalui web interface tersebut.

Untuk flashing device selain EOC-2610, langkah-langkah yang digunakan hampir sama, hanya file-file firmware yang dibutuhkan saja yang berbeda. Untuk detil-detil langkahnya, silahkan mereferensi dokumentasi resmi di atas.

Referensi: http://wlantrade.ro/index.php?/Diverse/restoring-original-firmware-to-eoc-1650eoc-2610.html.

EDIT 31 MEI 2011:

EOC-1650: Flash dengan firmware EOC-2610, setelah berhasil update dengan firmware asli EOC-1650 via web interface.

EOC-2611P bisa juga menggunakan trik EOC-1650.

 EDIT 20 Pebruari 2012: 

Firmware engenius dapat di-donwload di http://engenius.us/.

, , , , ,

81 Comments